Biografi Syekh Kasyful Anwar

 Sekilas Biografi Datu Kasyful Anwar 


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم 

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ

AL-ALIMUL AL-LAMAH SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR BIN K.H.ISMAIL AL-BANJARI

“Seyogyanya bagi orang yang alim apabila dia ditanya akan hal yang tidak diketahuinya maka dia akan berkata ‘Aku tidak mengetahuinya’ dan hal tersebut tidak akan mengurangi martabatnya tetapi menunjukkan akan wara’ dan sempurna ilmu"

"Hidup di dunia hanya sebentar
Bagai musafir yang singgah berlayar"

"Tuntutlah ilmu yang menambah gemar
Kepada akhirat guru nya pun benar
Guru yang zuhud tiada sesumbar
Guru tak muji diri orang lain di tengkar"

"Dengan ibadat jangan berpegang
Itu nimbulkan ujub, pahala hilang
Hendaklah takut tuhan penyayang
Berharap semua ibadat kita ya robb jangan hilang"

"Beramal sholeh sungguh sungguhkan
Ingatlah selalu dengan kematian
Cita cita mu dipendekkan
Dengki dan pemarah jauh kau tinggalkan"

"Jika wajah mu jelek sudah
Ditambah hidupmu miskin dan susah
Maka jaga lidah dusta mengghibah
Gunakan lidah dzikir sholawat ibadah"

(Sumber : Syair Ya Jaddanal Arsyadi)

Demikian sebagian nasihat SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR seorang pembaharu sistem pendidikan sekaligus pimpinan periode ketiga PONDOK PESANTREN DARUSSALAM MARTAPURA yang merupakan pesantren tertua dan terbesar di Kalimantan.

SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR lahir di Desa Kampung Melayu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, pada tanggal 4 Rajab 1304 H/29 Maret 1887 pukul 10 pagi malam Selasa ,SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR adalah putra AL-LAMAH K.H.ISMAIL BIN MUHAMMAD ARSYAD BIN MUHAMMAD SHOLEH BIN BADRUDDIN BIN MAULANA KAMALUDDIN.

Memasuki usia tamyiz, jiwa beliau sudah dipenuhi dengan cahaya Al-Qur’an dan diasuh langsung oleh orang tua beliau sendiri, Di masa muda beliau tidak belajar di bangku sekolah, karena pada saat itu di Kampung Melayu belum ada madrasyah formal. Jadi beliau belajar ilmu agama dengan beberapa masyayikh di antaranya :

 AL-ALIMUL AL-LAMAH SYEKH ISMAIL BIN IBRAHIM BIN MUHAMMAD SHOLEH BIN MUFTI SYEKH ZAINUDDIN BIN SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI.

 AL-ALIMUL AL-LAMAH SYEKH ABDULLAH KHATIB BIN MUHAMMAD SHOLEH BIN HASANUDDIN BIN SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI.

Pada usia 9 tahun SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR dibawa oleh kakek,nenek dan kedua orang tua beliau untuk menunaikan ibadah haji sekaligus memperdalam ilmu agama kepada ulama di Kota Makkah.

Sebagai pendatang yang belum pandai berbahasa Arab, beliau belajar kepada AL-ALIMUL AL-LAMAH SYEKH MUHAMMAD AMIN BIN QADHI HAJI MAHMUD BIN ASIAH BINTI SYEKH MUHAMMAD ARSYAD AL-BANJARI, seorang ulama yang berasal dari Kampung Pasayangan Martapura dan sudah lama menetap di Kota Makkah.

Selama belajar di Makkah beliau berguru dengan ulama-ulama besar di antaranya :

1. SAYYID AHMAD BIN SAYYID ABU BAKAR SYATHA (anak dari pengarang kitab I'ANAH AL THALIBIN).
2. HABIB AHMAD BIN HASAN AL-ATTHOS (penulis kitab TADZKIRUNNAS).
3. SYEKH MUHAMMAD ALI BIN HUSEIN AL-MALIKI (yang bergelar SIBAWAIHI pada zamannya, sangat alim dan memiliki berbagai keahlian bidang ilmu).
4. SYEKH UMAR HAMDAN AL-MAHRUSI.
5. SYEKH UMAR BA JUNAID MUFTI SYAFI'IYAH.
6. SYEKH SA'ID BIN MUHAMMAD AL-YAMANI.
7. SYEKH MUHAMMAD SHOLEH BIN MUHAMMAD BA FADHAL.
8. SYEKH MUHAMMAD AHYAD AL-BUGHURI.
9. SAYYID MUHAMMAD AMIN AL-KHUTBI.

Setiap cabang ilmu yang dipelajari, selalu ditelusuri sanadnya, terutama di bidang fiqih, hadits, wirid, dan hizib-hizib. Di bidang hadits, beliau mempelajari secara langsung sebanyak 40 hadits musalsal yang disusun oleh SYEKH MUKHTAR ATTHATIH kepada SYEKH MUHAMMAD AHYAD AL-BUGHURI beserta prakteknya baik memakai sorban, libasul hirqah as-shufiah, dzikir, mushafahah, musyabaqah, munawalatussubhah, dan lainnya yang termaktub di kitab tersebut.

SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR juga mengambil ijazah Dalailul Khairat dan Burdatul Madih Al Mubarakah dari SYEKH MUHAMMAD YAHYA ABU LIMAN, Syekh Dalaiul Khairat dengan sanad yang mutthasil kepada penyusun keduanya.

Murid-murid beliau sangat banyak dan menjadi ulama besar di antaranya :
1. SYEKH ANANG SYA'RANI ARIF seorang muhadits dan juga salah satu Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Martapura.
2. SYEKH MUHAMMAD SYARWANI ABDAN Pimpinan Pondok pesantren Datuk Kalampayan Bangil.
3.SYEKH AHMAD MARZUKI.
4. SYEKH MUHAMMAD SAMMAN BIN ABDUL QADIR.
5. SYEKH ABDUL QADIR HASAN.
6. SYEKH HUSIEN BIN ALI.
7. SYEKH SALMAN YUSUF.
8. SYEKH MUHAMMAD SAMMAN MULYA.

Selain aktif berjuang di dunia pendidikan sebagai pengajar, SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR juga berjasa memperkaya khazanah perpustakaan Islam dengan berbagai karya tulis yang bermanfaat. Di antara karya tulis beliau :

1. Risalah Tauhid.
2. Risalah Fiqih.
3. Risalah Fi Sirah Sayyidil Mursalin (Ilmu Tarikh).
4. Targhib Al-Ikhwan Fi Tajwid Al Qur’an.
5. Durutsuttashrif (Ilmu Sharaf 4 Jilid).
6. Terjemah kitab Hadits Arbain dalam bahasa Arab Melayu berjudul Al-Tabyin Ar-Rawi Bisyarhi Arba’in An-Nawawi.
7. Terjemah kitab Jauarah Al Tauhid yang berjudul Al Durrul Farid Syarh Jawhar Al Tauhid.
8. Risalah Hasbuna.

SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR menjadi Pimpinan pondok Pesantren Darussalam Martapura pada periode ketiga selama 18 Tahun (1922-1940). Dalam kepemimpinan beliau terjadi perubahan-perubahan fundamental baik di bidang sistem pendidikan, penyusunan kurikulum, pemberdayaan tenaga pengajar, maupun peningkatan infrastruktur yang meliputi pembangunan sarana dan prasarana fisik bangunan, Cara pengajian Pondok Pesantren Darussalam yang sebelumnya berupa halaqah diubah menjadi model pengajaran klasikal dan berjenjang.

Dengan adanya pembaharuan sistem dan metode pendidikan yang dilakukan SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR di Pondok Pesantren Darussalam Martapura, maka banyak berdatangan dan berduyun-duyun para santri dari berbagai daerah di Kalimantan yang belajar di pondok Pesantren Darussalam Martapura, Dalam beberapa tahun saja para alumnusnya telah tersebar ke berbagai pelosok Kalimantan dan mendapat kepercayaan dari masyarakat kaum muslimin setempat untuk membuka pengajian majelis taklim, mendirikan madrasyah dan pondok pesantren, Di antara salah satu alumnus pondok Pesantren Darussalam Martapura yang sangat terkenal dan memimpin majelis taklim yang diikuti oleh ratusan ribu jamaah adalah AL-ALIMUL AL-LAMAH AL-ARIF BILLAH K.H.MUHAMMAD ZAINI BIN ABDUL GHANI AL-BANJARI (ABAH GURU SEKUMPUL).

SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR termasuk orang yang berkecukupan. Beliau adalah pedagang emas dan intan yang dijalankan saudara ipar beliau di Jakarta, Selain usaha tersebut, beliau juga memiliki sawah dan kebun karet yang dikerjakan oleh tenaga upahan, Di sela-sela kesibukan beliau, beliau tetap menyempatkan diri turun ke sawah dan kebun bekerja bersama pekerja upahan.

Kemandirian yang SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR miliki menjadikan beliau tidak mau menerima zakat, bahkan atas kemampuan tersebut beliau mengeluarkan zakat dan memberikan bantuan kepada orang lain, Bahkan gaji guru-guru pondok Pesantren Darussalam Martapura banyak diberikan dari uang pribadi beliau, Walaupun sebagai seorang yang berada namun beliau tetap dalam hidup kesederhanaan karena perilaku zuhud beliau, Begitulah kehidupan pribadi seorang ulama Ahlussunnah wal Jama’ah yang memegang teguh disiplin ilmu dan kemasyarakatan.

SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR menikah dengan seorang perempuan bernama SITI HALIMAH pada bulan Syawwal 1330 H dalam usia 26 tahun dan dikarunia'i 6 orang anak, 4 putra dan 2 perempuan.

Setelah berjuang tanpa kenal lelah dari masa belajar hingga masa mengajar dalam rangka menyampaikan amanah sebagai pewaris baginda RASULULLAH SAW kepada umat baik melalui pendidikan formal dan pengajian nonformal maupun dengan tulisan yang tersebar dan menjadi bahan bacaan terutama di Pondok Pesantren Darussalam Martapura, akhirnya pada malam Senin pukul 9.45 WITA, tanggal 18 Syawwal 1359 H/18 September 1940 M ,SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR berpulang ke Rahmatullah dalam usia 55 tahun dan dimakamkan di Kampung Melayu Martapura. 

Dikutip dari: Kitab Nurul Abshar (Sebagian Riwayat Hidup) SYEKH MUHAMMAD KASYFUL ANWAR susunan KH Munawwar Gazali Pimpinan Majelis Ta’lim Raudlatul Anwar.

mudah-mudahan segala dosa & kesalahan kita dzohir & bathin seumur hidup diampuni oleh ALLAH.
mudah-mudahan qobul segala hajat.selamat dunia akhirat,husnul khatimah 'Indal Maut,masuk surga bighoiri hisab,terkumpul didalam surga bersama RASULULLAH...
BERKAT RASULULLAH
BERKAT WALIYULLAH
BERKAT ULAMA,HABAIB & ORANG-ORANG SHOLEH
AAMIIN AAMIIN ALLAHUMMA AAMIIN...

ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺻﻞ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺁﻝ ﺳﻴﺪﻧﺎ ﻣﺤﻤﺪ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Mualim Saberan Waktu Muda

Inilah rumah datu kalampayan